Kurangnya akses air bersih merupakan sebuah masalah yang dihadapi oleh sebagian besar masyarakat di Kalimantan Tengah. Di sebagian besar desa-desa di kawasan ini, air yang digunakan untuk minum dan mencuci berasal dari sumber-sumber air yang menggenang dan kotor, yang mengakibatkan cepatnya penyebaran penyakit-penyakit dan infeksi.
Proyek Air Bersih YUM bertujuan untuk memecahkan masalah ini dengan cara menyediakan infrastruktur dan sumberdaya yang dibutuhkan masyarakat untuk membangun sumber air besih. YUM bekerja sama dengan setiap masyarakat untuk mendesain dan memasang tanki air, pompa dan pipa yang akan menyalurkan air bersih mengalir untuk rumah-rumah di desa. Segera setelah pembangunan ini selesai, beberapa anggota masyarakat akan ditunjuk oleh YUM untuk bertanggung jawab atas pelaksanaan manajemen dan pendanaan sumberdayanya.
YUM telah melaksanakan proyek ini di sejumlah komunitas di Kalimantan Tengah dan kini setiap komunitas tersebut telah berhasil mengelola sumber air bersihnya. Dengan dukungan dari para donor, YUM berharap dapat membantu lebih banyak desa di kawasan ini untuk mendapatkan dan menikmati manfaat air bersih yang mengalir.
Sejak tahun 2000, YUM telah berhasil menginstal menara air bersih dan jaringannya di 6 desa di kecamatan Bukit Batu, melayani lebih dari seribu orang.
“Sebelum kami memiliki jaringan air bersih yang diinstal oleh YUM, kami sangat kesusahan mendapatkan air! Karena banyaknya bebatuan di dalam tanah, kami tidak dapat memperoleh air. Kami harus meminta air dari tetangga kami yang mempunyai sumur bor-boran.
Ibu Nurmiatun (penghuni masyarakat Banturung)
Proyek Air Bersih bekerja secara inklusif dengan masyarakat untuk meningkat kualitas kesehatan mereka dengan meningkatkan akses mereka ke air bersih. Sekalinya YUM mneginstalasi menara air dan prasarananya, masyarakat di dukung untuk mengelola sistem air bersihnya sendiri dengan mencalonkan kelompok pengelolaan yang terdiri oleh ketua, sekretaris dan bendahara.
“Sebagai ketua tim pengelolaan Suka Mulia yang baru, saya menerima dukungan yang sangat banyak dari teman-teman kita di desa ini. Namun, untuk kedepannya, saya mengetahui bahwa pekerjaan kami masih banyak. Ketika saya di pilih menjadi ketua tim pengelola, pada awalnya saya merasa sedikit gugup dan khawatir. Akan tetapi, bantuan yang kami terima dari pihak YUM, sangat berharga dan teman-teman di desa sangat baik dan tetap sabar mendukung kami.”
Supriadi (Kepala Tim Pengelolaan Air Bersih Suka Mulia)
Masih banyak komunitas di Kalimantan Tengah yang masih membutuhkan akses ke air bersih. Dengan pendanaan lebih lanjut, YUM berharap untuk memperluas kesuksesan model proyek mereka di tahun 2010 dan mendirikan jaringan air bersih di komunitas-komunitas yang lain.
