Yayasan Usaha Mulia - Foundation for Noble Work
Yayasan Usaha Mulia - Foundation for Noble Work

Membantu masyarakat Indonesia selama lebih dari 35 tahun

DONATE
YUM Projects
YUM Projects


 

Kredit Mikro untuk Wanita


Proyek Mikrokredit

Proyek Mikrokredit bertujuan untuk membantu para perempuan yang menjalankan usaha kecil untuk meningkatkan keuntungan dari usaha mereka dan memperoleh sumber pendapatan yang stabil. Dengan meningkatkan situasi ekonomi para perempuan, tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh keluarga dan masyarakat.

Community Development Project - Yayasan Usaha Mulia

Terdapat banyak perempuan di Kalimantan Tengah yang menjalankan usaha kecil. Pada umumnya mereka adalah penjaja makanan dan pakaian atau petani dengan usahatani kecil. Proyek ini menyediakan pinjaman kecil bagi para perempuan tersebut untuk menambah modal pada usaha mereka dan meningkatkannya. Mereka kemudian membayar kembali pinjaman tersebut berdasarkan rencana yang telah ditentukan, dan pembayaran tersebut akan digunakan untuk mendanai pinjaman bagi perempuan yang lainnya.

Yang terpenting dari program ini adalah juga menyediakan pelatihan mengenai cara menjalankan usaha kecil, penganggaran belanja, dan bekerja bersama untuk kemajuan masyarakat. Program ini sebagian besar dijalankan sendiri oleh para perempuan yang menerima pinjaman. Para perempuan ini, dengan bantuan dari YUM, memilih anggota program yang baru dan menetapkan peraturan untuk pendaftaran anggota baru. Dengan adanya para perempuan tersebut menjalankan program ini, proses saling tukar pendapat dan sumberdaya meningkat dalam masyarakat.

Proyek ini didirikan pada tahun 2001 oleh Indonesian Relief and Development Network (sekarang adalah bagian dari YUM) dan sejak saat itu telah membantu para perempuan di penjuru Kalimantan Tengah untuk meningkatkan usahanya. Pada tahun 2007, proyek ini diluncurkan ulang dengan format baru yang membantu lebih banyak perempuan untuk mendapatkan akses ke pinjaman dan menggunakannya dengan lebih efektif berdasarkan prinsip-prinsip yang disahkan oleh Grameen Bank.



Proyek Kredit Mikro YUM Bersiap Untuk Dimulai Kembali!

Karena terdapat perubahan pada hukum Kredit Mikro di Indonesia, Proyek Kredit Mikro YUM di Kalimantan Tengah dihentikan pada awal 2009. Sejak itu, dengan bantuan dari sukarelawan Australia Alison Collier, upaya yang sangat besar dalam merancang ulang dan perbaikan proyek Kredit Mikro tersebut dilakukan.

Untuk kembali memulai program ini, YUM akan mendirikan dan mengelola sebuah koperasi wanita, yang akan mengundang para wanita dari masyarakat setempat untuk menjadi anggota koperasi dan mengajukan pinjaman kecil untuk membantu bisnis kecil mereka.

Akses kepada pasar kredit formal tetap diluar jangkauan wanita miskin di daerah lokal dan, karena itu, Koperasi YUM akan membantu menjembatani celah yang penting. YUM berharap untuk mendukung perkembangan bisnis kecil wanita, yang akan menyebabkan output yang lebih tinggi dan meningkatkan penghasilan untuk wanita dan keluarga mereka.

Community Development Project - Yayasan Usaha Mulia

Pada bulan November anggota staf proyek Kredit Mikro YUM Lili Karlina dan sukarelawan Alison Collier beruntung dapat menghabiskan satu minggu di yayasan Tanaoba Lais Manekat (TLM) di Kupang, Timor Barat, dimana mereka mempelajari cara menerapkan dan menjalankan proyek Kredit Mikro yang besar.


TLM diciptakan sebagai LSM pada tahun 1995 dalam rangka untuk menyediakan Kredit Mikro dan pelayanan terkait dengan bisnis di dalam propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). TLM sekarang mempunyai 11,000 klien yang mendapat manfaat dari proyek Kredit Mikro mereka.

Untuk kedepannya, YUM berharap untuk mengadopsi metode yang serupa dalam rangka untuk meniru standar TLM yang sukses.



“Koperasi Masyarakat” Cut Nyak Dhien – Mengubah kehidupan banyak wanita

“Koperasi Masyarakat” Cut Nyak Dhien, dikelola oleh kader wanita lokal, terus membangun dirinya sebagai kelompok masyarakat yang penting di Banda Aceh, terutama untuk wanita.

Community Development Project - Yayasan Usaha Mulia

“Kami adalah salah satu korban dari penghancuran akibat tsunami, dan kami kehilangan segala sesuata yang kami miliki di dunia ini. Kami tidak mempunyai modal untuk memulai bisnis kecil dan suami saya terlalu tua untuk bekerja. Tidak akan ada yang mau memperkerjakan dia! Hidup tadinya sangat keras.”

“Saat saya menjadi anggota koperasi, saya dapat mengajukan pinjaman kecil. Saya menggunakan uang tersebut untuk membuka sebuah toko kecil didepan rumah kami. Toko kecil ini telah membantu situasi ekonomi kami. Dan kami sangat bersyukur atas program ini.”

(Ibu Ansariah, penerima program kredit kecil Koperasi Cut Nyak Dhien)

Koperasi tidak hanya menyediakan berbagai macam barang dengan harga terjangkau, tapi juga mengundang wanita untuk menjadi anggota koperasi, memungkinkan mereka untuk mengajukan pinjaman kecil untuk membantu mengembangkan bisnis kecil mereka.