Pada tahun 2004 tsunami melanda Banda Aceh, menghancurkan daerah ini beserta penduduknya. Pusat Komunitas Masyarakat Aceh adalah kontribusi YUM untuk membantu masyarakat di daerah ini untuk menata kembali hidup mereka. Pusat Masyarakat ini terutama diperuntukkan untuk perempuan dan anak-anak, menyediakan layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan bagi masyarakat di sembilan desa di penjuru Banda Aceh. Pelayanan-pelayanan yang disediakan termasuk penyuluhan kesehatan dan kesejahteraan keluarga; bantuan mikrokredit, perawatan anak, dan kegiatan pembelajaran kreatif untuk anak-anak.
Yang terpenting, Pusat Komunitas Masyarakat ini menyediakan tempat temu sosial bagi masyarakat, dimana mereka dapat membahas berbagai isu dan tempat dimana anak-anak dapat ikut serta dalam berbagai macam kegiatan. Sejak pendiriannya pada tahun 2005, Pusat Kegiatan Masyarakat ini telah sangat sukses dan kami sangat berterima kasih kepada The Japan National Council of Social Welfare yang mendanai dan mendukung penuh Pusat Kegiatan Masyarakat Aceh. Dengan adanya ribuan penerima bantuan sejak Pusat Kegiatan Masyarakat ini berdiri, YUM sangat bangga dengan kesuksesan proyek ini. Kami percaya bahwa proyek ini adalah sebuah contoh yang sangat baik dari berbagai hal yang kami kerjakan dengan menggunakan dukungan dana yang ada.
Pada tanggal 27 Februari 2007, Pusat Kesejahteraan Keluarga dan Anak (PKKA) Yayasan Usaha Mulia, yang dibangun dengan menggunakan dana yang didapat oleh Japan National Council of Social Welfare (JNCSW), secara resmi dibuka.
Upacara ini dilaksanakan di Jln. Tgk Abd Rahman Meunasah Meucap Lampoh Daya, Banda Aceh, dipimpin oleh wakil walikota kotamadya Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’duddin Djamal S.E, disertai ketua TP BKK kotamadya Banda Aceh, Ibu Nursanti Adnan Mawardy, Direktur JNCSW, Mr. Chikashi Matsuju; dan ketua YUM, Mrs. Olvia Reksodipoetro, disertai 304 orang yang diundang.
PUSAT KESEJAHTERAAN KELUARGA dan ANAK (PKKA) YUM dibangun bersama dengan kepemerintahan Jaya Baru, kotamadya Banda Aceh, dengan dukungan dana dari Japan National Council of Social Welfare (JNCSW) untuk menanggapi dan dalam upaya untuk memperkuat dan mendukung kegiatan-kegiatan yang diorientasikan terhadap organisasi masyarakat dan pengembangan masyarakat – terutama untuk wanita dan anak-anak, yang dilihat sangat bermanfaat dan berkelanjutan untuk masyarakat lokal dijangka panjangnya.
Studio Seni “Humaira”, terletak di Pusat Kesejahteraan Keluarga dan Anak (CCFW) di Banda Aceh, menyambut semua anak-anak dari segala usia untuk berpartisipasi di dalam berbagai macam kegiatan seni.
Terorganisir bersamaan dengan program pergerakan kesejahteraan keluarga (PKK), studio seni bertujuan untuk membangun semangat anak-anak setelah kerusakan akibat tsunami, mendorong ekspresi kreatifitas melalui les tarian dan musik.
Anak-anak dianjurkan untuk berpartisipasi dengan berbagi dan bertukar pengetahuan mereka mengenai berbagai macam tarian tradisionil dan music Aceh.
“Sulit dipercaya meskipun anak-anak ini telah melalui gempa dan kehancuran akibat tsunami, semangat mereka tidak hilang dan masih kuat!
ISaya melihat terbentuknya kepedulian dan solidaritas antara anak-anak dan saya merasa sangat senang dapat menjadi bagian dari itu. Di Studio Seni ”Humaira”, anak-anak ini dapat terinspirasikan oleh dansa dan musik!”
Bapak Gun-Gun (Manajer Proyek CCFW)
Berkat JAPAN NATIONAL COUNCIL OF SOCIAL WELFARE (JNCSW). YUM dan CCFW dapat menyentuh dan membantu mengembalikan kehidupan para korban tsunami dalam berbagai macam cara.
